Saya berpartisipasi dalam program nasional PERMAS AKSI yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI), sebuah inisiatif yang bertujuan untuk membangun kesadaran serta peran aktif masyarakat dalam upaya pemberantasan korupsi.
Dalam program ini, saya terlibat sebagai peserta aktif dalam berbagai sesi pembelajaran yang mencakup materi, diskusi kelompok, serta studi kasus terkait isu integritas dan antikorupsi. Kegiatan ini tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga mendorong peserta untuk berpikir kritis, menyampaikan pendapat, serta merefleksikan nilai-nilai yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
Saya juga berkesempatan untuk berinteraksi dan berkolaborasi dengan berbagai peserta dari latar belakang yang berbeda, termasuk mahasiswa dan anggota organisasi seperti RAPI Aceh, KNPI, serta elemen masyarakat lainnya. Lingkungan ini memberikan perspektif yang lebih luas dalam memahami bagaimana isu korupsi tidak hanya berdampak pada sistem, tetapi juga pada kehidupan sosial secara keseluruhan.
Selain sesi formal, kegiatan ini juga dikemas dengan aktivitas interaktif seperti games dan kegiatan olahraga yang tetap mengandung nilai kolaborasi dan kebersamaan. Hal ini membuat proses pembelajaran menjadi lebih dinamis dan mudah dipahami.
Melalui pengalaman ini, saya mulai menyadari bahwa kepedulian terhadap isu korupsi bukan hanya sebatas pengetahuan, tetapi juga bentuk tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat. Bagi saya, memahami dan peduli terhadap integritas adalah salah satu bentuk kontribusi terhadap bangsa.
Program ini tidak hanya meningkatkan pemahaman saya tentang antikorupsi, tetapi juga memperkuat cara berpikir kritis, kesadaran etika, serta komitmen untuk menerapkan nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari.
Saya terlibat aktif dalam diskusi dan rapat organisasi, memberikan saran dan masukan berdasarkan observasi lapangan. Pendekatan ini membantu saya dalam berkontribusi secara teknis dan dalam pengambilan keputusan.
Kami merancang berbagai perlombaan untuk membangun kebersamaan dan menciptakan suasana penuh semangat di tengah masyarakat saat perayaan Hari Kemerdekaan.
Saya terlibat sebagai relawan dalam aksi bantuan saat terjadi banjir di Aceh, sebuah pengalaman yang memberikan dampak besar terhadap cara pandang saya terhadap kepedulian sosial.
Melalui kegiatan ini, saya belajar bahwa kerja tim, empati, dan kemampuan beradaptasi sangat penting dalam situasi darurat. Pengalaman ini memperkuat nilai untuk memberikan kontribusi berarti bagi lingkungan.